​KESEPUHAN, CIREBON – Memasuki hari kedua (H2), Selasa (5/5/2026), upaya pencarian terhadap korban tenggelam atas nama Afandi di bantaran Kali Kriyan, Kelurahan Kesepuhan, terus diintensifkan. Sejak pukul 08.00 WIB, tim gabungan telah bersiap di lokasi untuk melanjutkan misi kemanusiaan ini.

​Sinergi Lintas Instansi di Bantaran Kali Kriyan

​Operasi SAR hari ini menunjukkan koordinasi yang solid antara berbagai unsur. Kehadiran personel dari berbagai matra menunjukkan keseriusan dalam penanganan musibah ini. Unsur yang terlibat dalam pencarian di antaranya:

  • ​BPBD dan Tim SAR sebagai garda terdepan evakuasi.
  • ​TNI AL dan TNI AD yang turut memberikan pengamanan dan bantuan personel.
  • ​Pol Airud dan jajaran Polsek untuk penyisiran perairan dan sterilisasi area.
  • ​Jajaran otoritas setempat dari pihak Kecamatan hingga Lurah Kesepuhan.
  • ​Apel Koordinasi dan Strategi Lapangan

​Sebelum memulai penyisiran, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di area terbuka dekat pemukiman warga. Pak Lurah Kesepuhan tampak hadir langsung di lapangan untuk memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan Kapolsek dan pimpinan tim SAR di lokasi.

​Strategi pencarian hari ini difokuskan pada penyisiran aliran sungai menggunakan perahu karet dari titik awal jatuhnya korban hingga ke arah hilir yang lebih jauh dibandingkan hari pertama.

​Dukungan untuk Keluarga Korban

​Di tengah proses pencarian yang masih berlangsung, pihak kepolisian dan perangkat kelurahan terlihat memberikan penguatan moril kepada keluarga korban. Harapan besar digantungkan agar proses pencarian di sepanjang Kali Kriyan ini segera membuahkan hasil.

Gambar​"Ijin melapor Pak Lurah, hari ini pencarian korban tenggelam H2 dimulai. Kami mohon doa dari masyarakat sekitar agar kendala di lapangan dapat teratasi," lapor salah satu petugas koordinasi melalui pesan singkat pagi tadi.

​Harapan dan Doa Masyarakat

Gambar​Warga sekitar Kelurahan Kesepuhan juga tampak memadati sekitar bantaran kali untuk menyaksikan proses evakuasi dan memberikan dukungan bagi para petugas. Meski arus sungai memiliki tantangan tersendiri, tim gabungan tetap berkomitmen melanjutkan pencarian hingga batas waktu yang ditentukan.

​"Selamat bertugas untuk kemanusiaan bagi seluruh tim yang terlibat. Semoga saudara Afandi segera ditemukan dalam keadaan terbaik. Amin," ujar salah satu tokoh masyarakat setempat yang hadir di lokasi.