Satu Anak Hanyut di Kali Kriyan Saat Hujan Deras, Tim SAR dan Warga Lakukan Pencarian di Area Lawang Sanga
CIREBON – Suasana duka dan ketegangan menyelimuti wilayah Mandalangan, Kelurahan Kasepuhan, pada Senin (4/5/2026). Seorang anak dilaporkan hilang terseret arus Kali Kriyan saat hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Lemahwungkuk.

Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat dua orang anak, Afandi (9) dan Arman, berada di sekitar aliran Kali Kriyan saat cuaca buruk. Arus sungai yang meningkat drastis akibat hujan membuat keduanya terseret.
Beruntung, seorang warga bernama Sofyan yang berada di lokasi kejadian segera melakukan aksi heroik penyelamatan. Sofyan berhasil menarik Arman ke tepian dalam kondisi selamat. Namun nahas, Afandi, warga RT 08 RW 02 Mandalangan, tidak berhasil terjangkau dan dinyatakan hilang terbawa arus yang sangat kuat.
Evakuasi dan Kehadiran Pejabat Setempat
Proses pencarian dan evakuasi segera dilakukan setelah laporan diterima. Sejumlah pejabat kewilayahan tampak hadir di lokasi untuk memantau langsung proses penyisiran, di antaranya:
- Adam Wallesa, SSTP,. MSi (Camat Lemahwungkuk).
- Catur Wulan Anggraeni, S.IP., M.M. (Camat Lemahwungkuk periode Mei 2026).
- Deny Rochman S. Sos. M. Pd. I (Lurah Kesepuhan)
- Prama Yuda Koswara, SE., Ak., MM. (Lurah Kasepuhan periode Mei 2026).
- Suhartoyo, SE (Seklur Kasepuhan).
- Kapolsek Lemahwungkuk beserta jajaran.
Tim SAR gabungan telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai menggunakan perahu karet dan peralatan penyelamatan air lainnya.
Ritual 'Adzan Pitu' di Situs Lawang Sanga
Selain upaya teknis dari Tim SAR, warga setempat juga menggelar ritual doa sebagai bentuk ikhtiar spiritual. Di area sungai dekat Situs Lawang Sanga, dikumandangkan Adzan Pitu (Adzan Tujuh).
"Ritual doa dan Adzan Pitu ini kami lakukan sebagai permohonan kepada Yang Maha Kuasa agar korban segera ditemukan," ujar salah satu warga di lokasi.
Imbauan Keselamatan
Pihak kecamatan dan kepolisian mengimbau kepada seluruh orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat curah hujan tinggi yang menyebabkan debit air sungai meningkat secara mendadak.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR masih terus melakukan upaya pencarian di titik-titik yang dianggap rawan di sepanjang Kali Kriyan.
Terkini
Terpopuler