Persiapan Matang Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda: Camat Lemahwungkuk dan Lurah Kasepuhan Tinjau Fasilitas Markas Macan Ali

​CIREBON – Menjelang perhelatan akbar Kirab Budaya dalam rangka Milangkala Tatar Sunda yang akan berlangsung esok hari, Camat Lemahwungkuk bersama Lurah Kasepuhan dan jajaran terkait melakukan koordinasi intensif di lapangan hari ini. Pertemuan ini difokuskan pada pemantapan teknis dan peninjauan fasilitas pendukung di markas Laskar Agung Macan Ali (LMA) Nuswantara.  

​Dalam koordinasi ini, pihak Kelurahan Kasepuhan dan Kecamatan Lemahwungkuk bersinergi langsung dengan Panglima Tinggi LMA Nuswantara, Prabu Diaz. Sebagai pimpinan organisasi yang berpusat di Cirebon dan dikenal aktif dalam pelestarian budaya serta penjagaan toleransi, Prabu Diaz memastikan seluruh fasilitas di Markas Macan Ali siap digunakan untuk mendukung kelancaran acara yang akan dihadiri oleh tamu dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Gambar  

​Fasilitas Terpadu di Markas Macan Ali

​Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan selama kirab berlangsung, Markas Macan Ali telah menyiapkan sarana prasarana yang komprehensif, meliputi:

  • ​Pos Keamanan Terpadu: Tersedia 6 lokal pos yang akan diisi oleh personel gabungan dari TNI, POLRI, Satpol PP, Dishub, serta staf Kelurahan Kasepuhan dan Kecamatan Lemahwungkuk.
  • ​Posko Kesehatan: Ruangan medis yang dilengkapi dengan 10 unit velbed, tabung oksigen, serta dukungan 2 unit mobil ambulance untuk antisipasi keadaan darurat.
  • ​Posko Kebersihan: Didukung penuh oleh 30 personel Tim Sapu Jagat Macan Ali yang akan memastikan area Alun-alun Sangkala Buana dan rute kirab tetap terjaga kebersihannya.  
  • ​Ruang Transit VVIP: Fasilitas ruangan khusus yang nyaman dilengkapi dengan toilet untuk menyambut tamu-tamu kehormatan.

​Lurah Kesepuhan menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata semangat "Kesepuhan Juara" dalam menyukseskan event budaya tingkat provinsi ini. Setelah koordinasi ini, jajaran kelurahan juga telah menginstruksikan kerja bakti massal guna memastikan titik kumpul di area Alun-alun Kasepuhan bersih total sebelum pengecekan akhir oleh Wali Kota Cirebon dan Panitia Provinsi.  

​Kirab Budaya ini diprediksi akan menjadi daya tarik utama bagi masyarakat, menampilkan perpaduan unik tradisi Sunda dan Cirebon sebagai warisan luhur yang harus dibanggakan.