KEL-KESEPUHAN – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya pada Senin malam (18/05/2026) mengakibatkan debit air Sungai Kriyan meluap. Akibatnya, sejumlah rumah warga di wilayah Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, terendam banjir.

​Berdasarkan laporan langsung dari petugas lapangan di lokasi kejadian, kondisi debit air Sungai Kriyan terpantau mengalami peningkatan signifikan dan mengalami limpasan (overt topping). Air mulai merembes melalui sela-sela tanggul penahan sejak malam hari dan langsung memasuki area pemukiman.

​Dua Wilayah RW Terdampak Cukup Parah

​Luapan air sungai ini berdampak pada dua wilayah rukun warga (RW) di Kelurahan Kesepuhan, antara lain:

  • ​RW 02 (Kawasan Pintu Lawang Sanga): Air yang merembes dari tanggul penahan dilaporkan telah memasuki rumah-rumah warga secara merata di lingkungan RT 05, RT 06, RT 07, RT 08, dan RT 09.
  • ​RW 03 (Kampung Mandalangan): Mengalami kondisi yang serupa, di mana luapan air sungai dilaporkan sudah mulai merendam lantai dalam rumah warga.

​Warga Mulai Evakuasi Mandiri

​Mengantisipasi debit air yang terus meninggi, sejumlah warga terdampak secara swadaya mulai melakukan evakuasi mandiri. Warga mengamankan barang-barang elektronik, dokumen berharga, serta memindahkan kendaraan bermotor mereka ke tempat yang lebih tinggi dan aman.

​Salah satu titik yang dijadikan lokasi pengungsian sementara dan kantong parkir kendaraan warga adalah Gedung Baperkam RW 03 Kelurahan Kesepuhan.

​Pihak Kelurahan Kesepuhan bersama unsur terkait terus memonitor perkembangan debit air di sepanjang aliran Sungai Kriyan. Warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, menjaga keselamatan keluarga, serta segera melaporkan jika membutuhkan bantuan kedaruratan ke posko terdekat atau pengurus RT/RW setempat.