SALAH SATU SUMUR KERAMAT DI KOTA CIREBON : SUMUR KETANDAN

SALAH SATU SUMUR KERAMAT DI KOTA CIREBON : SUMUR KETANDAN

Sumur Ketandan (Sumur Katandan) di Cirebon adalah sumur keramat peninggalan Pangeran Cakrabuana (Mbah Kuwu Sangkan) dari abad ke-15, yang terletak di Kesenden, Lemahwungkuk. Sumur ini merupakan sumber air penting yang digunakan untuk bersuci dan konsumsi selama penyebaran Islam, serta diyakini memiliki keberkahan, menjadikannya destinasi ziarah hingga kini.

Berikut adalah poin penting sejarah Sumur Ketandan:


Gambar

Peninggalan Pendiri Cirebon: Sumur ini dibuat oleh Pangeran Walangsungsang (Pangeran Cakrabuana) saat diperintahkan membuka lahan di daerah Lemah Wungkuk.

Awal Mula Nama: Nama "Katandan" berasal dari posisi Pangeran Cakrabuana sebagai pemimpin atau "Tanda" (tokoh/pimpinan daerah) pada masa itu.

Fungsi Sejarah: Selain sebagai kebutuhan sehari-hari, air dari sumur ini digunakan oleh para wali dan utusan untuk bersuci dan kebutuhan air minum saat menyebarkan ajaran Islam.

Sumur Keramat: Saat ini, Sumur Ketandan dianggap keramat dan sering dikunjungi peziarah, terutama pada momen tertentu seperti malam Jumat Kliwon atau bulan Muharram untuk tujuan ngalap berkah (mencari berkah).

Lokasi sumur yang bernilai sejarah ini kini menjadi salah satu aset peninggalan budaya penting di Kota Cirebon.

Bagikan ke
Hari Jadi Kota Cirebon ke-599